Instalasi Seni dan Ruang Terumbu Karang Pada Kapal Karam & Ubur-ubur Raksasa

Instalasi Seni dan Ruang Terumbu Karang Pada Kapal Karam & Ubur-ubur Raksasa

Kedengarannya sangat menarik. Bagaimana bisa, ini dilakukan untuk penanaman terumbu karang dalam kapal tersebut? Sungguh tidak bisa dibayangkan. Apa yang terjadi saat anda sengaja menenggelamkan sebuah kapal yang bersejarah dengan patung berskala besar berupa seekor gurita raksasa? Sebuah penelitian pencampuran ikan laut yang baru menarik dan penanaman terumbu karang.

Berita terbaru mengatakan kalo gurita tersebut bersarang di atas kapal Perang Dunia ke II. Gurita dan kapal ini juga merupakan instalasi seni dan penciptaan habitat baru kehidupan bawah laut. Untuk mengetahui lebih dalam perkembangan dan cara untuk menciptakan semuan ini. Yuk anda simak lebih mendalam beritanya berikut ini

The Maverick BVI Art Reef

Tokoh bisnis menciptakan sebuah gurita baja setinggi 80 kaki untuk kemudian ditenggelamkan di salah satu kapal bersejarah yang tersisa dari serangan 1941 di pelabuhan mutiara. Kapal angkatan laut ini akan ditenggelamkan di laut lepas pantai gorda. Proyek unik ini dimulai ketika pionir dan fotografer kelautan British Virgin Islands Owen Buggy menemukan sebuah kapal bersama Kodiak Queen di halaman web yang didedikasikan untuk sejarahnya.

Beberapa tahun sebelumnya sejarawan Mike Cochran telah memata-matai kapal yang sama dan mengumpulkan halaman web yang didedikasikan untuk sejarahnya. Ratu Kodiak ternyata merupakan salah satu dari sedikit kapal yang masih ada sejak serangan 1941 di Pearl Harbor. Proyek ini adalah karya dari LSM Unite B.V.I., bersama dengan kelompok seniman Secret Samurai Productions, kelompok wirausaha Maverick1000, dan lembaga pendidikan kelautan nonprofit Beneath the Waves.

Ditugaskan pada tahun 1941 sebagai USS YO-44, kapal tersebut mencari korban selamat setelah serangan mengerikan di Perang Dunia II. Buggy membentuk tim kolaboratif dengan tujuan menenggelamkan kapal di pelabuhan mutiara dan menggunakannya sebagai fondasi untuk menciptakan terumbu karang buatan. Miliarder Richard Branson kemudian masuk untuk membantu mendanai proyek tersebut melalui yayasan nirlaba yang disebut Unite BVI.

Dengan gaya klasik Branson, dia mengatakan kepada kelompok tersebut saat sesi brainstorming: Jangan berpikir apa cara termurah untuk melakukannya atau cara tercepat untuk melakukannya. Tapi pikirkanlah, apa cara yang paling mengagumkan untuk melakukannya? Kapal karam yang dibeli oleh richard branson, dalam usahanya memberi gagasan pada sebuah benda usang tersebut.

Seniman Mike Cline dan Aydika James mendengar seruan Branson untuk sesuatu yang menakjubkan dan mengemukakan gagasan untuk menggabungkan seekor gurita raksasa ke dalam reruntuhan, mengubah terumbu buatan menjadi sebuah proyek seni spektakuler yang akan tumbuh dan berubah saat diselimuti oleh ekosistem laut. Instalasi ini juga akan menjadi tempat petualangan menyenangkan bagi para penyelam, yang mampu berenang melalui strukturnya.

Mengeksplorasi seni yang ada pada busur dan bagian tengah kapal. Bayangkan dalam waktu singkat kapal dan karya seni ini akan menarik segudang makhluk laut. Menghabiskan waktu hingga sembilan bulan dalam perwujudannya, dengan pendanaan dari kelompok wirausahamaverick dalam mewujudkan visi artistik dan produksi para kelompok seniman. Sambil menciptakan titik masuk kapal bagi para penyelam untuk menavigasi ruang-ruang di bawah laut.

Segala sesuatu dari karang sampai tanaman laut, hiu dan kura-kura akan hidup terus, di dalam dan di sekitar bangkai kapal. Eksperimen aneh ini akan diluncurkan pada bulan April 2017 dan berhasil tenggelam di British Virgin Islands. Proyek ini melihat sebuah instalasi seni ramah lingkungan yang bertujuan menciptakan ekosistem karang baru, dengan menggunakan patung-patung seperti gurita untuk merehabilitasi spesies laut asli.

Beberapa bulan kemudian, terumbu buatan sekarang terbuka untuk masyarakat selam dan menunjukkan tanda-tanda awal ekosistem terumbu karang yang sedang tumbuh. Konstruksi dan penenggelaman kapal telah difilmkan oleh rob sorrenti yang akan diputar perdana pada bulan depan. Diharapkan instalasi kapal tersebut akan bermanfaat bagi para ilmuwan, pelajar dan penyelam di masa depan.

Sebagai karang pasti tumbuh pada cetakan gurita kraken besar, ini pasti akan berkembang menjadi karya seni bawah laut yang spektakuler. Kapal itu disiapkan dan dibersihkan dengan standar tertinggi untuk memastikan keamanan menyelam. Rob Sorrenti, seorang sutradara membuat film dokumenter tentang proyek ini lho. Keren gak? Pastinya dong.

Patung monster laut bisa ditemukan di lepas pantai Virgin Gorda di British Virgin Islands. Selain menjadi tambahan epik ke pemandangan selam di pulau ini dan menarik bagi wisatawan, proyek ini merupakan bagian dari proyek yang lebih besar yang bertujuan untuk menampung kembali terumbu karang dan memulihkan terumbu karangnya.

Proyek ini dimulai ketika mekanik dan fotografer kelautan British Virgin Islands Owen Buggymenemukan sebuah kapal bernama Kodiak Queen di halaman logam memo lokal dia ternyata adalah salah satu dari sedikit kapal yang masih ada sejak serangan 1941 di Pearl Harbor. Buggy kemudian membentuk tim dengan tujuan sederhana menenggelamkan kapal dan menggunakannya sebagai fondasi untuk menciptakan terumbu karang buatan.

Richard Branson kemudian masuk untuk membantu mendanai proyek tersebut melalui yayasan nirlaba yang disebut Unite BVI. Proyek ini akhirnya didanai oleh berbagai mitra yang mencakup pemerintah Kepulauan Virgin Inggris, Unite BVI, Maverick1000, Secret Samurai Productions, di bawah Gelombang, Layanan Menyelam Komersial dan Asosiasi Penjaga Terumbu Karang.

Seniman Mike Cline dan Aydika James kemudian mengemukakan gagasan untuk menggabungkan gurita raksasa ke dalam reruntuhan. Hal ini mengubah terumbu buatan menjadi proyek seni spektakuler yang kemudian dapat tumbuh dan berubah saat mengembangkan ekosistem lautnya sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *